belakang
Indonesian
Etymology
Inherited from Malay belakang, from Proto-Malayo-Polynesian *balakaŋ (“hips”).
Pronunciation
- (Standard Indonesian) IPA(key): /bəˈlakaŋ/ [bəˈla.kaŋ]
- Rhymes: -akaŋ
- Syllabification: be‧la‧kang
Noun
bêlakang (plural belakang-belakang)
- back (the rear of the body)
- Synonym: punggung
- back (that which is farthest away from the front)
- Synonym: balik
- following, ensuing, later
Derived terms
- belakangan
- berbelakang-belakangan
- keterbelakangan
- membelakang
- membelakangi
- membelakangkan
- memperbelakangkan
- mengebelakangkan
- pembelakangan
- terbelakang
- terkebelakang
- belakang hari
- belakang layar
- belakang tangan
Further reading
- “belakang”, in Kamus Besar Bahasa Indonesia [Great Dictionary of the Indonesian Language] (in Indonesian), Jakarta: Agency for Language Development and Cultivation – Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of the Republic of Indonesia, 2016
Malay
Alternative forms
- blkg (text messaging)
Etymology
From Proto-Malayo-Polynesian *balakaŋ (“hips”).
Pronunciation
- (Baku, schwa-variety) IPA(key): /bəˈlakaŋ/ [bəˈla.kaŋ]
- Rhymes: -akaŋ
- Hyphenation: be‧la‧kang
Noun
belakang (Jawi spelling بلاکڠ, plural belakang-belakang or belakang2)
- (anatomy) back (the rear of body)
- Synonym: punggung
- back; rear (that which is farthest away from the front)
- Sila pergi ke pintu belakang. ― Please go to the back door.
Adverb
belakang
- behind (in position or sequence); following.
- Dia berjalan di belakang. ― He walked behind.
- Taman itu terletak di belakang rumah. ― The garden is located behind the house.
- Dalam perlumbaan itu, dia berada jauh di belakang pelari lain. ― In the race, he was far behind the other runners.
Derived terms
Affixations
- membelakangi
- membelakangkan
- terkebelakang
Compounds
- halaman belakang
- kebelakangan
- latar belakang
- tulang belakang
Descendants
- > Indonesian: belakang (inherited)
Further reading
- "belakang" in Pusat Rujukan Persuratan Melayu (PRPM) [Malay Literary Reference Centre (PRPM)] (in Malay), Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka, 2017